<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>Susiana  Samsoedin</provider_name><provider_url>https://susianasamsoedin.com</provider_url><author_name>sussiesmd@gmail.com</author_name><author_url>https://susianasamsoedin.com/index.php/author/sussiesmdgmail-com/</author_url><title>Di Buang Sayang - Susiana Samsoedin</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="4JHDQN5QTU"&gt;&lt;a href="https://susianasamsoedin.com/index.php/2023/03/10/di-buang-sayang/"&gt;Di Buang Sayang&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://susianasamsoedin.com/index.php/2023/03/10/di-buang-sayang/embed/#?secret=4JHDQN5QTU" width="600" height="338" title="&#x201C;Di Buang Sayang&#x201D; &#x2014; Susiana  Samsoedin" data-secret="4JHDQN5QTU" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
/* &lt;![CDATA[ */
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
/* ]]&gt; */
&lt;/script&gt;
</html><description>Pernah ngga ketemu orang yang suka nyimpen barang-barang lama, yang udah kedaluarsa? Atau, pernah ngga ketemu orang yang suka nimbun barang di rumah sampai rumahnya penuh? Baju, barang pecah belah, kardus dan koran bertebaran. Tetanggaku kaya gitu. Hoarding Tetanggaku punya gangguan kesehatan mental yang namanya hoarding. Dia merasakan kebutuhan untuk menyimpan barang meskipun barang tersebut barang lama, kedaluarsa, atau tidak berharga bagi orang lain. Terus, dia merasakan kebutuhan untuk menyimpan barang meskipun barang tersebut barang lama atau tidak berharga bagi orang lain. Jenis Hoarding Setelah cari-cari, aku menemukan informasi kalau hoarding ada beberapa jenis. Antara lain: Selanjutnya, mengetahui penyebab hoarding akan sangat berguna untuk membantu orang yang memiliki gangguan ini. Penyebab Hoarding Apa saja penyebab hoarding? Pengalaman yang menyakitkan sehingga membuat trauma yang berkepanjangan serta pribadi yang terlalu perfeksionis, sulit mengambil keputusan dan terlalu khawatir merupakan penyebab hoarding. Kemudian, seseorang yang memiliki trauma masa kecil, kemiskinan, pelecehan emosional, ditelantarkan keluarga atau orang terdekat juga memicu terjadinya gangguan mental hoarding. Selain itu, hoarding dapat terjadi ketika seseorang mengalami kehilangan barang atau orang yang dicintai sehingga merasa kesepian dan stress. Lebih jauh lagi, riwayat keluarga juga berpengaruh. Terlebih lagi jika anak mengikuti kebiasaan orang tua yang suka menimbun barang. Cara Bantu Pengidap Hoarding Tawarkan bantuan clean up dengan bahasa yang sopan dengan sikap hormat dan jangan memaksa merupakan cara membantu pengidap hoarding. Setelah pengidap menerima tawaran bantuan, dengarkan, tanyakan pengidap ingin membuang barang apa terlebih dahulu. Kemudian, hargai pendapatnya. Jika perlu, hubungi psikiater. Akhirnya, semoga semuanya peka dan mau membantu pengidap hoarding. Love you all! Referensi Mind. Hoarding. 2022. https://www.mind.org.uk/information-support/types-of-mental-health-problems/hoarding/about-hoarding/ Halodoc. https://www.halodoc.com/kesehatan/hoarding-disorder Polizzi, Michelle. What Is Hoarding? 2021. https://www.verywellhealth.com/hoarding-5093362</description><thumbnail_url>https://susianasamsoedin.com/wp-content/uploads/2023/07/antiques-market-objects-arrangement-666x1024.jpg</thumbnail_url></oembed>
