{"id":1074,"date":"2024-11-25T14:18:12","date_gmt":"2024-11-25T14:18:12","guid":{"rendered":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?p=1074"},"modified":"2024-11-29T05:58:47","modified_gmt":"2024-11-29T05:58:47","slug":"trauma-reenactment","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/","title":{"rendered":"Trauma Reenactment"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"683\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-683x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1075\" srcset=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-683x1024.jpg 683w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-200x300.jpg 200w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-768x1152.jpg 768w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-1024x1536.jpg 1024w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-1365x2048.jpg 1365w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-1140x1710.jpg 1140w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-scaled.jpg 1707w\" sizes=\"(max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber gambar: lil artsy_pexel<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Ketika aku baca dua kata ini: <em>trauma reenactment<\/em>, aku jadi ingat kisah temanku, sebut saja Bella yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Bella waktu kecil sering dipukul oleh papanya. Ketika Bella dewasa dan telah menikah, Bella menikah dengan suami yang suka memukul juga. Memang waktu mereka belum menikah, calon suaminya agak temperamental, tapi belum pernah temanku dipukul sekalipun.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada kasus lain lagi. Seorang teman sebut saja Ani ditinggalkan kekasihnya. Kekasihnya menikah dengan orang lain. Begitu juga dengan&nbsp; kekasih Ani berikutnya. Ani ditinggal kekasih keduanya. Setelah&nbsp; ditelusuri,&nbsp; papanya Ani juga tidak peduli kepada keluarganya dan sering pergi dari rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertanyaanku, mengapa Bella dan Ani mengalami hal seperti itu? Mereka bertemu dengan figur yang seolah mengulang kembali trauma masa lalu. Berdasarkan hasil penelusuranku, hal ini terjadi karena <em>trauma reenactment.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Trauma reenactment <\/em>merupakan trauma yang terpendam di bawah sadar yang muncul kembali karena di masa lalu tidak diproses dan diselesaikan. Bawah sadar memunculkan kembali trauma tersebut (bisa lebih dari dua kali) untuk diselesaikan individu (Dyah Ayu K. Gunawan, 2024).<\/p>\n\n\n\n<p>Sigmund Freud menjelaskan bahwa orang yang tidak dapat mengingat peristiwa traumatis mungkin akan mengulanginya di masa sekarang karena mereka tidak memprosesnya sebagai kenangan dari masa lalu. Sedangkan menurut Carl Jung, <em>trauma reenactment<\/em> berhubungan dengan bawah sadar kolektif dan trauma antar generasi. Menarik banget ya?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Penanganan <\/strong><em><strong>Trauma Reenactment<\/strong><\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Bagaimana cara menangani <em>trauma reenactment<\/em> ini?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama,&nbsp; individu yang mengalami harus sadar akan pengulangan ini dan&nbsp; meminta bantuan profesional untuk mengelola bersama trauma di pikiran bawah sadar dan trauma antargenerasi ini sehingga pola tersebut tidak berulang.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua,&nbsp; individu perlu menerima trauma ini, memaafkan dirinya sendiri dan memaafkan situasi atau pelaku yang menyebabkan terjadinya trauma itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kenali trauma yang ada dalam diri dan proses trauma itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Love,<\/p>\n\n\n\n<p>Susiana Samsoedin, M.Pd. CHt\u00ae<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber:<\/p>\n\n\n\n<p>Gunawan, Dyah Ayu K. <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/goeyayu\/p\/C6TRCOIRjNQ\/?img_index=1\">https:\/\/www.instagram.com\/goeyayu\/p\/C6TRCOIRjNQ\/?img_index=1<\/a><br>Personal Psychology. Trauma Reenactment and Repetition compulsion. 2024. <a href=\"https:\/\/personalpsychology.com.au\/blog\/trauma-reenactment-repetition-compulsion#what-is-creating-trauma-reenactment\">https:\/\/personalpsychology.com.au\/blog\/trauma-reenactment-repetition-compulsion#what-is-creating-trauma-reenactment<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika aku baca dua kata ini: trauma reenactment, aku jadi ingat kisah temanku, sebut saja Bella yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Bella waktu kecil sering dipukul oleh papanya. Ketika Bella dewasa dan telah menikah, Bella menikah dengan suami yang suka memukul juga. Memang waktu mereka belum menikah, calon suaminya agak temperamental, tapi belum pernah temanku dipukul sekalipun. Ada kasus lain lagi. Seorang teman sebut saja Ani ditinggalkan kekasihnya. Kekasihnya menikah dengan orang lain. Begitu juga dengan&nbsp; kekasih Ani berikutnya. Ani ditinggal kekasih keduanya. Setelah&nbsp; ditelusuri,&nbsp; papanya Ani juga tidak peduli kepada keluarganya dan sering pergi dari rumah. Pertanyaanku, mengapa Bella dan Ani mengalami hal seperti itu? Mereka bertemu dengan figur yang seolah mengulang kembali trauma masa lalu. Berdasarkan hasil penelusuranku, hal ini terjadi karena trauma reenactment. Trauma reenactment merupakan trauma yang terpendam di bawah sadar yang muncul kembali karena di masa lalu tidak diproses dan diselesaikan. Bawah sadar memunculkan kembali trauma tersebut (bisa lebih dari dua kali) untuk diselesaikan individu (Dyah Ayu K. Gunawan, 2024). Sigmund Freud menjelaskan bahwa orang yang tidak dapat mengingat peristiwa traumatis mungkin akan mengulanginya di masa sekarang karena mereka tidak memprosesnya sebagai kenangan dari masa lalu. Sedangkan menurut Carl Jung, trauma reenactment berhubungan dengan bawah sadar kolektif dan trauma antar generasi. Menarik banget ya? Penanganan Trauma Reenactment Bagaimana cara menangani trauma reenactment ini?&nbsp; Pertama,&nbsp; individu yang mengalami harus sadar akan pengulangan ini dan&nbsp; meminta bantuan profesional untuk mengelola bersama trauma di pikiran bawah sadar dan trauma antargenerasi ini sehingga pola tersebut tidak berulang. Kedua,&nbsp; individu perlu menerima trauma ini, memaafkan dirinya sendiri dan memaafkan situasi atau pelaku yang menyebabkan terjadinya trauma itu.&nbsp; Jadi, kenali trauma yang ada dalam diri dan proses trauma itu. Love, Susiana Samsoedin, M.Pd. CHt\u00ae Sumber: Gunawan, Dyah Ayu K. https:\/\/www.instagram.com\/goeyayu\/p\/C6TRCOIRjNQ\/?img_index=1Personal Psychology. Trauma Reenactment and Repetition compulsion. 2024. https:\/\/personalpsychology.com.au\/blog\/trauma-reenactment-repetition-compulsion#what-is-creating-trauma-reenactment<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Trauma Reenactment - Susiana Samsoedin<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengapa trauma yang terjadi di masa lalu, terulang kembali sekarang? Penulis menjelaskan trauma reenactment, penyebab dan penanganannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Trauma Reenactment - Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengapa trauma yang terjadi di masa lalu, terulang kembali sekarang? Penulis menjelaskan trauma reenactment, penyebab dan penanganannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-25T14:18:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-29T05:58:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-683x1024.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/\",\"name\":\"Trauma Reenactment - Susiana Samsoedin\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-11-25T14:18:12+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-29T05:58:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\"},\"description\":\"Mengapa trauma yang terjadi di masa lalu, terulang kembali sekarang? Penulis menjelaskan trauma reenactment, penyebab dan penanganannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Trauma Reenactment\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\",\"name\":\"Susiana Samsoedin\",\"description\":\"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\",\"name\":\"sussiesmd@gmail.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sussiesmd@gmail.com\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/susianasamsoedin.com\"],\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Trauma Reenactment - Susiana Samsoedin","description":"Mengapa trauma yang terjadi di masa lalu, terulang kembali sekarang? Penulis menjelaskan trauma reenactment, penyebab dan penanganannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Trauma Reenactment - Susiana Samsoedin","og_description":"Mengapa trauma yang terjadi di masa lalu, terulang kembali sekarang? Penulis menjelaskan trauma reenactment, penyebab dan penanganannya.","og_url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/","og_site_name":"Susiana Samsoedin","article_published_time":"2024-11-25T14:18:12+00:00","article_modified_time":"2024-11-29T05:58:47+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pexels-lilartsy-6502500-683x1024.jpg"}],"author":"sussiesmd@gmail.com","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"sussiesmd@gmail.com","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/","name":"Trauma Reenactment - Susiana Samsoedin","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website"},"datePublished":"2024-11-25T14:18:12+00:00","dateModified":"2024-11-29T05:58:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e"},"description":"Mengapa trauma yang terjadi di masa lalu, terulang kembali sekarang? Penulis menjelaskan trauma reenactment, penyebab dan penanganannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/11\/25\/trauma-reenactment\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Trauma Reenactment"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/","name":"Susiana Samsoedin","description":"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e","name":"sussiesmd@gmail.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sussiesmd@gmail.com"},"sameAs":["http:\/\/susianasamsoedin.com"],"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074"}],"collection":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1074"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1085,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074\/revisions\/1085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}