{"id":390,"date":"2023-05-18T11:39:57","date_gmt":"2023-05-18T11:39:57","guid":{"rendered":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?p=390"},"modified":"2023-06-23T00:02:41","modified_gmt":"2023-06-23T00:02:41","slug":"what-freedoom-is","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/","title":{"rendered":"What Freedoom Is"},"content":{"rendered":"\n<p>Pernah merasa <em>judgemental <\/em>terhadap diri sendiri? Aku pernah. Kok aku melakukan perbuatan ini ya? Kok aku begini&#8230; begitu? <\/p>\n\n\n\n<p>Sementara, pernah juga seorang teman merasakan kalau dia sering dihakimi keluarga sendiri. Sering banget orang tuanya menghakimi apa yang dia lakukan.  Keluarganya menilai kalau dia ga kompeten. .<em>Judgement <\/em>dari orang lain membuat dia stress.<\/p>\n\n\n\n<p>Kapan ya dunia bebas dari sikap <em>judgemental<\/em>? Seandainya semua orang ga judgemental, hanya mengamati, bebas, apakah mungkin ga ada perang? Seperti apa sih kebebasan sejati itu?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kebebasan<\/h2>\n\n\n\n<p>Presiden Amerika Serikat ke-32,<strong> <\/strong>Franklin Roosevelt<strong>, <\/strong>dalam Annual Message to Congress (State of Union Address) tahun 1941 menggolongkan kebebasan dalam empat hal:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Bebas berbicara.<\/li>\n\n\n\n<li>Bebas memuliakan Tuhan dengan caranya masing-masing.<\/li>\n\n\n\n<li>Bebas dari kekurangan, adanya: <em>economic understanding<\/em>, kesehatan dan kedamaian hidup bagi semua orang.<\/li>\n\n\n\n<li>Bebas dari ketakutan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Sedangkan, menurut pandangan Buddhist, kebebasan adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>bebas dari belenggu diri sendiri (keakuan, hawa nafsu, kebencian, niat jahat, kesombongan).<\/li>\n\n\n\n<li>bebas dari penderitaan.<\/li>\n\n\n\n<li>bebas untuk mencapai pencerahan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, kebebasan menurut Katekismus gereja Katolik nomor 1731 merupaka<strong>n <\/strong>kemampuan yang berakar dalam akal budi dan kehendak untuk bertindak atau tidak bertindak, melakukan ini atau itu supaya diri sendiri melakukan perbuatannya dengan sadar. Selanjutnya, kebebasan sempurna adalah kebebasan yang arahnya menuju ke Allah. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kebebasan Sejati<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai poin akhir, sejujurnya menurutku kebebasan sejati merupakan keadaan dimana orang bebas berekspresi serta melakukan apa yang diinginkan tanpa merugikan dan tanpa dihakimi orang lain. Amati, pahami dan dengar saja. Sehingga pada akhirnya, <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kebiasaan mengamati, memahami dan mendengar tanpa menghakimi menghasilkan kebebasan sejati.<\/strong><\/p>\n<cite>                                                                                                             &#8211; Susiana Samsoedin &#8211;<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>18 Mei 2023<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah merasa judgemental terhadap diri sendiri? Aku pernah. Kok aku melakukan perbuatan ini ya? Kok aku begini&#8230; begitu? Sementara, pernah juga seorang teman merasakan kalau dia sering dihakimi keluarga sendiri. Sering banget orang tuanya menghakimi apa yang dia lakukan. Keluarganya menilai kalau dia ga kompeten. .Judgement dari orang lain membuat dia stress. Kapan ya dunia bebas dari sikap judgemental? Seandainya semua orang ga judgemental, hanya mengamati, bebas, apakah mungkin ga ada perang? Seperti apa sih kebebasan sejati itu? Kebebasan Presiden Amerika Serikat ke-32, Franklin Roosevelt, dalam Annual Message to Congress (State of Union Address) tahun 1941 menggolongkan kebebasan dalam empat hal: Sedangkan, menurut pandangan Buddhist, kebebasan adalah: Lebih lanjut, kebebasan menurut Katekismus gereja Katolik nomor 1731 merupakan kemampuan yang berakar dalam akal budi dan kehendak untuk bertindak atau tidak bertindak, melakukan ini atau itu supaya diri sendiri melakukan perbuatannya dengan sadar. Selanjutnya, kebebasan sempurna adalah kebebasan yang arahnya menuju ke Allah. Kebebasan Sejati Sebagai poin akhir, sejujurnya menurutku kebebasan sejati merupakan keadaan dimana orang bebas berekspresi serta melakukan apa yang diinginkan tanpa merugikan dan tanpa dihakimi orang lain. Amati, pahami dan dengar saja. Sehingga pada akhirnya, Kebiasaan mengamati, memahami dan mendengar tanpa menghakimi menghasilkan kebebasan sejati. &#8211; Susiana Samsoedin &#8211; 18 Mei 2023<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14,11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>What Freedoom Is - Susiana Samsoedin<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"What Freedoom Is - Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernah merasa judgemental terhadap diri sendiri? Aku pernah. Kok aku melakukan perbuatan ini ya? Kok aku begini&#8230; begitu? Sementara, pernah juga seorang teman merasakan kalau dia sering dihakimi keluarga sendiri. Sering banget orang tuanya menghakimi apa yang dia lakukan. Keluarganya menilai kalau dia ga kompeten. .Judgement dari orang lain membuat dia stress. Kapan ya dunia bebas dari sikap judgemental? Seandainya semua orang ga judgemental, hanya mengamati, bebas, apakah mungkin ga ada perang? Seperti apa sih kebebasan sejati itu? Kebebasan Presiden Amerika Serikat ke-32, Franklin Roosevelt, dalam Annual Message to Congress (State of Union Address) tahun 1941 menggolongkan kebebasan dalam empat hal: Sedangkan, menurut pandangan Buddhist, kebebasan adalah: Lebih lanjut, kebebasan menurut Katekismus gereja Katolik nomor 1731 merupakan kemampuan yang berakar dalam akal budi dan kehendak untuk bertindak atau tidak bertindak, melakukan ini atau itu supaya diri sendiri melakukan perbuatannya dengan sadar. Selanjutnya, kebebasan sempurna adalah kebebasan yang arahnya menuju ke Allah. Kebebasan Sejati Sebagai poin akhir, sejujurnya menurutku kebebasan sejati merupakan keadaan dimana orang bebas berekspresi serta melakukan apa yang diinginkan tanpa merugikan dan tanpa dihakimi orang lain. Amati, pahami dan dengar saja. Sehingga pada akhirnya, Kebiasaan mengamati, memahami dan mendengar tanpa menghakimi menghasilkan kebebasan sejati. &#8211; Susiana Samsoedin &#8211; 18 Mei 2023\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-18T11:39:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-23T00:02:41+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/\",\"name\":\"What Freedoom Is - Susiana Samsoedin\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-05-18T11:39:57+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-23T00:02:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"What Freedoom Is\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\",\"name\":\"Susiana Samsoedin\",\"description\":\"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\",\"name\":\"sussiesmd@gmail.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sussiesmd@gmail.com\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/susianasamsoedin.com\"],\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"What Freedoom Is - Susiana Samsoedin","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"What Freedoom Is - Susiana Samsoedin","og_description":"Pernah merasa judgemental terhadap diri sendiri? Aku pernah. Kok aku melakukan perbuatan ini ya? Kok aku begini&#8230; begitu? Sementara, pernah juga seorang teman merasakan kalau dia sering dihakimi keluarga sendiri. Sering banget orang tuanya menghakimi apa yang dia lakukan. Keluarganya menilai kalau dia ga kompeten. .Judgement dari orang lain membuat dia stress. Kapan ya dunia bebas dari sikap judgemental? Seandainya semua orang ga judgemental, hanya mengamati, bebas, apakah mungkin ga ada perang? Seperti apa sih kebebasan sejati itu? Kebebasan Presiden Amerika Serikat ke-32, Franklin Roosevelt, dalam Annual Message to Congress (State of Union Address) tahun 1941 menggolongkan kebebasan dalam empat hal: Sedangkan, menurut pandangan Buddhist, kebebasan adalah: Lebih lanjut, kebebasan menurut Katekismus gereja Katolik nomor 1731 merupakan kemampuan yang berakar dalam akal budi dan kehendak untuk bertindak atau tidak bertindak, melakukan ini atau itu supaya diri sendiri melakukan perbuatannya dengan sadar. Selanjutnya, kebebasan sempurna adalah kebebasan yang arahnya menuju ke Allah. Kebebasan Sejati Sebagai poin akhir, sejujurnya menurutku kebebasan sejati merupakan keadaan dimana orang bebas berekspresi serta melakukan apa yang diinginkan tanpa merugikan dan tanpa dihakimi orang lain. Amati, pahami dan dengar saja. Sehingga pada akhirnya, Kebiasaan mengamati, memahami dan mendengar tanpa menghakimi menghasilkan kebebasan sejati. &#8211; Susiana Samsoedin &#8211; 18 Mei 2023","og_url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/","og_site_name":"Susiana Samsoedin","article_published_time":"2023-05-18T11:39:57+00:00","article_modified_time":"2023-06-23T00:02:41+00:00","author":"sussiesmd@gmail.com","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"sussiesmd@gmail.com","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/","name":"What Freedoom Is - Susiana Samsoedin","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website"},"datePublished":"2023-05-18T11:39:57+00:00","dateModified":"2023-06-23T00:02:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/05\/18\/what-freedoom-is\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"What Freedoom Is"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/","name":"Susiana Samsoedin","description":"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e","name":"sussiesmd@gmail.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sussiesmd@gmail.com"},"sameAs":["http:\/\/susianasamsoedin.com"],"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390"}],"collection":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=390"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":428,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390\/revisions\/428"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=390"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=390"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=390"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}