{"id":645,"date":"2023-11-16T16:15:42","date_gmt":"2023-11-16T16:15:42","guid":{"rendered":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?p=645"},"modified":"2023-11-16T16:16:28","modified_gmt":"2023-11-16T16:16:28","slug":"compassion-and-humility-which-one-comes-first","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/","title":{"rendered":"Compassion and Humility: Which One Comes First?"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketika mendengar kata <em>compassion<\/em> (cinta kasih) dan <em>humility<\/em> (kerendahan hati), muncul pertanyaan dari diriku. Yang mana sih yang duluan muncul?<\/p>\n\n\n\n<p>Akhirnya, aku tanya ke teman-teman lewat status WhatsApp. Ada satu teman yang bilang gini: Pertanyaannya kaya ayam apa telur duluan. Hahaha.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau aku rangkum, jawaban teman-temanku: cinta kasih muncul dulu baru kerendahan hati. Tapi ada juga yang bilang: kerendahan hati dulu baru cinta kasih. Berikut hasil penelusuranku.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"683\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-683x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-646\" srcset=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-683x1024.jpg 683w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-200x300.jpg 200w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-768x1152.jpg 768w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-1024x1536.jpg 1024w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-1365x2048.jpg 1365w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-1140x1710.jpg 1140w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-scaled.jpg 1707w\" sizes=\"(max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber Gambar: Artem Podres_pexel<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong><em>Humility<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Humility <\/em>berasal dari kata <em>Humus <\/em>(bahasa Latin). Yang artinya: tanah atau bumi. Maksudnya, menempatkan diri dengan membumi. <\/p>\n\n\n\n<p>Kenapa rendah hati penting?<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, rendah hati merupakan sumber kekuatan dan sukacita sekaligus membuat lega serta menumbuhkan cinta kasih. Rendah hati merendahkan ego dan mulai memandang segala sesuatu santai, tenang yang akhirnya menumbuhkan cinta kasih.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong><em>Compassion<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, rendah hati mengembangkan cinta kasih dari kecil ke besar dan akhirnya menjadi <em>powerful.<\/em>  Omelan, kata ketus yang didengar sebenarnya ga berarti apa-apa kalau ga reaktif. Alhasil, kata ketus jadi masalah kalau ego, gengsi tinggi dan ingin dihormati bermain.<\/p>\n\n\n\n<p>Tinggi hati membuat jiwa lemah, mudah sakit hati dan berprasangka buruk. Kesombongan menyebabkan konflik antar manusia.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p><strong>Kamu tidak dapat menggasihi kecuali melalui kerendahan hati.<\/strong><\/p>\n<cite>                                                                                                           Santo Agustinus<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p><strong>Rendah hati dan cinta kasih tidak dapat dipisahkan. Yang satu menumbuhkan yang lain.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<cite>                                                                                                         Susiana Samsoedin<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Jadi jawabannya udah tahu ya&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>2 Desember 2022<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Paroki Serpong Gereja St. Monika. <a href=\"https:\/\/parokiserpong-monika.org\/blog\/renungan\/5061-kerendahan-hati-2\">https:\/\/parokiserpong-monika.org\/blog\/renungan\/5061-kerendahan-hati-2<\/a>. 2022<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika mendengar kata compassion (cinta kasih) dan humility (kerendahan hati), muncul pertanyaan dari diriku. Yang mana sih yang duluan muncul? Akhirnya, aku tanya ke teman-teman lewat status WhatsApp. Ada satu teman yang bilang gini: Pertanyaannya kaya ayam apa telur duluan. Hahaha. Kalau aku rangkum, jawaban teman-temanku: cinta kasih muncul dulu baru kerendahan hati. Tapi ada juga yang bilang: kerendahan hati dulu baru cinta kasih. Berikut hasil penelusuranku. Humility Humility berasal dari kata Humus (bahasa Latin). Yang artinya: tanah atau bumi. Maksudnya, menempatkan diri dengan membumi. Kenapa rendah hati penting? Pertama, rendah hati merupakan sumber kekuatan dan sukacita sekaligus membuat lega serta menumbuhkan cinta kasih. Rendah hati merendahkan ego dan mulai memandang segala sesuatu santai, tenang yang akhirnya menumbuhkan cinta kasih. Compassion Lebih lanjut, rendah hati mengembangkan cinta kasih dari kecil ke besar dan akhirnya menjadi powerful. Omelan, kata ketus yang didengar sebenarnya ga berarti apa-apa kalau ga reaktif. Alhasil, kata ketus jadi masalah kalau ego, gengsi tinggi dan ingin dihormati bermain. Tinggi hati membuat jiwa lemah, mudah sakit hati dan berprasangka buruk. Kesombongan menyebabkan konflik antar manusia. Kamu tidak dapat menggasihi kecuali melalui kerendahan hati. Santo Agustinus Jadi jawabannya udah tahu ya&#8230; 2 Desember 2022 Referensi Paroki Serpong Gereja St. Monika. https:\/\/parokiserpong-monika.org\/blog\/renungan\/5061-kerendahan-hati-2. 2022<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22,11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Compassion and Humility: Which One Comes First? - Susiana Samsoedin<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Compassion and Humility: Which One Comes First? - Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika mendengar kata compassion (cinta kasih) dan humility (kerendahan hati), muncul pertanyaan dari diriku. Yang mana sih yang duluan muncul? Akhirnya, aku tanya ke teman-teman lewat status WhatsApp. Ada satu teman yang bilang gini: Pertanyaannya kaya ayam apa telur duluan. Hahaha. Kalau aku rangkum, jawaban teman-temanku: cinta kasih muncul dulu baru kerendahan hati. Tapi ada juga yang bilang: kerendahan hati dulu baru cinta kasih. Berikut hasil penelusuranku. Humility Humility berasal dari kata Humus (bahasa Latin). Yang artinya: tanah atau bumi. Maksudnya, menempatkan diri dengan membumi. Kenapa rendah hati penting? Pertama, rendah hati merupakan sumber kekuatan dan sukacita sekaligus membuat lega serta menumbuhkan cinta kasih. Rendah hati merendahkan ego dan mulai memandang segala sesuatu santai, tenang yang akhirnya menumbuhkan cinta kasih. Compassion Lebih lanjut, rendah hati mengembangkan cinta kasih dari kecil ke besar dan akhirnya menjadi powerful. Omelan, kata ketus yang didengar sebenarnya ga berarti apa-apa kalau ga reaktif. Alhasil, kata ketus jadi masalah kalau ego, gengsi tinggi dan ingin dihormati bermain. Tinggi hati membuat jiwa lemah, mudah sakit hati dan berprasangka buruk. Kesombongan menyebabkan konflik antar manusia. Kamu tidak dapat menggasihi kecuali melalui kerendahan hati. Santo Agustinus Jadi jawabannya udah tahu ya&#8230; 2 Desember 2022 Referensi Paroki Serpong Gereja St. Monika. https:\/\/parokiserpong-monika.org\/blog\/renungan\/5061-kerendahan-hati-2. 2022\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-16T16:15:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-16T16:16:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-683x1024.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/\",\"name\":\"Compassion and Humility: Which One Comes First? - Susiana Samsoedin\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-11-16T16:15:42+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-16T16:16:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Compassion and Humility: Which One Comes First?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\",\"name\":\"Susiana Samsoedin\",\"description\":\"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\",\"name\":\"sussiesmd@gmail.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sussiesmd@gmail.com\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/susianasamsoedin.com\"],\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Compassion and Humility: Which One Comes First? - Susiana Samsoedin","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Compassion and Humility: Which One Comes First? - Susiana Samsoedin","og_description":"Ketika mendengar kata compassion (cinta kasih) dan humility (kerendahan hati), muncul pertanyaan dari diriku. Yang mana sih yang duluan muncul? Akhirnya, aku tanya ke teman-teman lewat status WhatsApp. Ada satu teman yang bilang gini: Pertanyaannya kaya ayam apa telur duluan. Hahaha. Kalau aku rangkum, jawaban teman-temanku: cinta kasih muncul dulu baru kerendahan hati. Tapi ada juga yang bilang: kerendahan hati dulu baru cinta kasih. Berikut hasil penelusuranku. Humility Humility berasal dari kata Humus (bahasa Latin). Yang artinya: tanah atau bumi. Maksudnya, menempatkan diri dengan membumi. Kenapa rendah hati penting? Pertama, rendah hati merupakan sumber kekuatan dan sukacita sekaligus membuat lega serta menumbuhkan cinta kasih. Rendah hati merendahkan ego dan mulai memandang segala sesuatu santai, tenang yang akhirnya menumbuhkan cinta kasih. Compassion Lebih lanjut, rendah hati mengembangkan cinta kasih dari kecil ke besar dan akhirnya menjadi powerful. Omelan, kata ketus yang didengar sebenarnya ga berarti apa-apa kalau ga reaktif. Alhasil, kata ketus jadi masalah kalau ego, gengsi tinggi dan ingin dihormati bermain. Tinggi hati membuat jiwa lemah, mudah sakit hati dan berprasangka buruk. Kesombongan menyebabkan konflik antar manusia. Kamu tidak dapat menggasihi kecuali melalui kerendahan hati. Santo Agustinus Jadi jawabannya udah tahu ya&#8230; 2 Desember 2022 Referensi Paroki Serpong Gereja St. Monika. https:\/\/parokiserpong-monika.org\/blog\/renungan\/5061-kerendahan-hati-2. 2022","og_url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/","og_site_name":"Susiana Samsoedin","article_published_time":"2023-11-16T16:15:42+00:00","article_modified_time":"2023-11-16T16:16:28+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/pexels-artem-podrez-6786944-683x1024.jpg"}],"author":"sussiesmd@gmail.com","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"sussiesmd@gmail.com","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/","name":"Compassion and Humility: Which One Comes First? - Susiana Samsoedin","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website"},"datePublished":"2023-11-16T16:15:42+00:00","dateModified":"2023-11-16T16:16:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/11\/16\/compassion-and-humility-which-one-comes-first\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Compassion and Humility: Which One Comes First?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/","name":"Susiana Samsoedin","description":"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e","name":"sussiesmd@gmail.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sussiesmd@gmail.com"},"sameAs":["http:\/\/susianasamsoedin.com"],"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/645"}],"collection":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=645"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/645\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":648,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/645\/revisions\/648"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}