{"id":694,"date":"2023-12-18T01:41:43","date_gmt":"2023-12-18T01:41:43","guid":{"rendered":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?p=694"},"modified":"2023-12-18T01:41:43","modified_gmt":"2023-12-18T01:41:43","slug":"connection-before-correction","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/","title":{"rendered":"Connection before Correction"},"content":{"rendered":"\n<p>Connection before correction. Aku terkesima dengan 3 kata ini. Minggu lalu sekolah tempatku bekerja mendatangkan narasumber untuk workshop tentang how to deal with alpha generation. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"684\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-684x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-695\" style=\"aspect-ratio:0.66796875;width:344px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-684x1024.jpg 684w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-200x300.jpg 200w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-768x1150.jpg 768w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-1025x1536.jpg 1025w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-1367x2048.jpg 1367w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-1140x1708.jpg 1140w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-scaled.jpg 1709w\" sizes=\"(max-width: 684px) 100vw, 684px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber Gambar: pexel<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Narasumber mengatakan kalau sebelum kita mengoreksi anak kita atau peserta didik yang berbuat kesalahan, kita harus bangun connection yang baik dengan mereka dengan cara\u00a0 menempatkan diri kita ada di posisi mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan ini anak merasa bahwa kita memahami posisi mereka, anak merasa kalau kita mengerti mereka. Connection menimbulkan perasaan nyaman, dan keterbukaan. Setelah membangun connection, barulah kita mengoreksi perilaku mereka. Jelaskan maksud kita tanpa menghakimi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Gimana sih caranya bangun koneksi sebelum mengoreksi?<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, jangan langsung reaktif ketika mereka buat salah. Pause sebentar dan tenangkan diri baru kita bicara.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua, dengarkan dengan seksama perasaan mereka ketika mereka curhat. Usahakan memberikan kesan kita paham dengan perasaan mereka.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Ketiga, validasi perasaan mereka. Contoh; Oh, jadi kamu suka ya kalau mama ga marahin kamu ketika kamu dapat nilai jelek?Kamu marah ya sama ms makanya kamu menangis? Kamu ga suka ya sama aturan antri yang ms sampaikan?<\/p>\n\n\n\n<p>Kelima, jelaskan maksud kita dengan alasan yang jelas dan masuk akal.<\/p>\n\n\n\n<p>Keenam, expresikan rasa sayang dengan pelukan atau sesuaikan dengan love language mereka. Connection juga bisa dibangun dengan sering quality time bersama mereka: bermain, makan, atau menonton bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab pada dasarnya orang ingin dimengerti dulu kan? Orang ingin dipahami dulu sebelum diberikan saran, masukkan, kritikan atau judgement.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-post-date\"><time datetime=\"2023-12-18T01:41:43+00:00\">18 December 2023<\/time><\/div>\n\n\n<p>Referensi<\/p>\n\n\n\n<p>Nelsen, Jane. Connection before Correction. <a href=\"https:\/\/www.positivediscipline.com\/articles\/connection-correction-0\">https:\/\/www.positivediscipline.com\/articles\/connection-correction-0<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Cardiff Family Advice and Support. Parents Plus &amp; Parents First Psychology Led Service: Helping children with their behaviour: Connection &amp; Correction. <a href=\"https:\/\/www.cardifffamilies.co.uk\/cardiff-parenting-0-18\/connection-and-correction\/#:~:text=The%20Two%20Hands%20of%20Caregiving%3A%20Connection%20%26%20Correction&amp;text=Hand%20one%20is%20connection%20%E2%80%93%20the,to%20feel%20safe%20and%20secu\">https:\/\/www.cardifffamilies.co.uk\/cardiff-parenting-0-18\/connection-and-correction\/#:~:text=The%20Two%20Hands%20of%20Caregiving%3A%20Connection%20%26%20Correction&amp;text=Hand%20one%20is%20connection%20%E2%80%93%20the,to%20feel%20safe%20and%20secu<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Browne, Sarah J. Connection before Correction.<a href=\"https:\/\/endcan.org\/2022\/06\/16\/connection-before-correction\/\">https:\/\/endcan.org\/2022\/06\/16\/connection-before-correction\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Connection before correction. Aku terkesima dengan 3 kata ini. Minggu lalu sekolah tempatku bekerja mendatangkan narasumber untuk workshop tentang how to deal with alpha generation. Narasumber mengatakan kalau sebelum kita mengoreksi anak kita atau peserta didik yang berbuat kesalahan, kita harus bangun connection yang baik dengan mereka dengan cara\u00a0 menempatkan diri kita ada di posisi mereka. Dengan ini anak merasa bahwa kita memahami posisi mereka, anak merasa kalau kita mengerti mereka. Connection menimbulkan perasaan nyaman, dan keterbukaan. Setelah membangun connection, barulah kita mengoreksi perilaku mereka. Jelaskan maksud kita tanpa menghakimi.\u00a0 Gimana sih caranya bangun koneksi sebelum mengoreksi? Pertama, jangan langsung reaktif ketika mereka buat salah. Pause sebentar dan tenangkan diri baru kita bicara. Kedua, dengarkan dengan seksama perasaan mereka ketika mereka curhat. Usahakan memberikan kesan kita paham dengan perasaan mereka.\u00a0 Ketiga, validasi perasaan mereka. Contoh; Oh, jadi kamu suka ya kalau mama ga marahin kamu ketika kamu dapat nilai jelek?Kamu marah ya sama ms makanya kamu menangis? Kamu ga suka ya sama aturan antri yang ms sampaikan? Kelima, jelaskan maksud kita dengan alasan yang jelas dan masuk akal. Keenam, expresikan rasa sayang dengan pelukan atau sesuaikan dengan love language mereka. Connection juga bisa dibangun dengan sering quality time bersama mereka: bermain, makan, atau menonton bersama. Sebab pada dasarnya orang ingin dimengerti dulu kan? Orang ingin dipahami dulu sebelum diberikan saran, masukkan, kritikan atau judgement. Referensi Nelsen, Jane. Connection before Correction. https:\/\/www.positivediscipline.com\/articles\/connection-correction-0 Cardiff Family Advice and Support. Parents Plus &amp; Parents First Psychology Led Service: Helping children with their behaviour: Connection &amp; Correction. https:\/\/www.cardifffamilies.co.uk\/cardiff-parenting-0-18\/connection-and-correction\/#:~:text=The%20Two%20Hands%20of%20Caregiving%3A%20Connection%20%26%20Correction&amp;text=Hand%20one%20is%20connection%20%E2%80%93%20the,to%20feel%20safe%20and%20secu. Browne, Sarah J. Connection before Correction.https:\/\/endcan.org\/2022\/06\/16\/connection-before-correction\/<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30,11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Connection before Correction - Susiana Samsoedin<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Connection before Correction - Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Connection before correction. Aku terkesima dengan 3 kata ini. Minggu lalu sekolah tempatku bekerja mendatangkan narasumber untuk workshop tentang how to deal with alpha generation. Narasumber mengatakan kalau sebelum kita mengoreksi anak kita atau peserta didik yang berbuat kesalahan, kita harus bangun connection yang baik dengan mereka dengan cara\u00a0 menempatkan diri kita ada di posisi mereka. Dengan ini anak merasa bahwa kita memahami posisi mereka, anak merasa kalau kita mengerti mereka. Connection menimbulkan perasaan nyaman, dan keterbukaan. Setelah membangun connection, barulah kita mengoreksi perilaku mereka. Jelaskan maksud kita tanpa menghakimi.\u00a0 Gimana sih caranya bangun koneksi sebelum mengoreksi? Pertama, jangan langsung reaktif ketika mereka buat salah. Pause sebentar dan tenangkan diri baru kita bicara. Kedua, dengarkan dengan seksama perasaan mereka ketika mereka curhat. Usahakan memberikan kesan kita paham dengan perasaan mereka.\u00a0 Ketiga, validasi perasaan mereka. Contoh; Oh, jadi kamu suka ya kalau mama ga marahin kamu ketika kamu dapat nilai jelek?Kamu marah ya sama ms makanya kamu menangis? Kamu ga suka ya sama aturan antri yang ms sampaikan? Kelima, jelaskan maksud kita dengan alasan yang jelas dan masuk akal. Keenam, expresikan rasa sayang dengan pelukan atau sesuaikan dengan love language mereka. Connection juga bisa dibangun dengan sering quality time bersama mereka: bermain, makan, atau menonton bersama. Sebab pada dasarnya orang ingin dimengerti dulu kan? Orang ingin dipahami dulu sebelum diberikan saran, masukkan, kritikan atau judgement. Referensi Nelsen, Jane. Connection before Correction. https:\/\/www.positivediscipline.com\/articles\/connection-correction-0 Cardiff Family Advice and Support. Parents Plus &amp; Parents First Psychology Led Service: Helping children with their behaviour: Connection &amp; Correction. https:\/\/www.cardifffamilies.co.uk\/cardiff-parenting-0-18\/connection-and-correction\/#:~:text=The%20Two%20Hands%20of%20Caregiving%3A%20Connection%20%26%20Correction&amp;text=Hand%20one%20is%20connection%20%E2%80%93%20the,to%20feel%20safe%20and%20secu. Browne, Sarah J. Connection before Correction.https:\/\/endcan.org\/2022\/06\/16\/connection-before-correction\/\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-18T01:41:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-684x1024.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/\",\"name\":\"Connection before Correction - Susiana Samsoedin\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-12-18T01:41:43+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-18T01:41:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Connection before Correction\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\",\"name\":\"Susiana Samsoedin\",\"description\":\"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\",\"name\":\"sussiesmd@gmail.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sussiesmd@gmail.com\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/susianasamsoedin.com\"],\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Connection before Correction - Susiana Samsoedin","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Connection before Correction - Susiana Samsoedin","og_description":"Connection before correction. Aku terkesima dengan 3 kata ini. Minggu lalu sekolah tempatku bekerja mendatangkan narasumber untuk workshop tentang how to deal with alpha generation. Narasumber mengatakan kalau sebelum kita mengoreksi anak kita atau peserta didik yang berbuat kesalahan, kita harus bangun connection yang baik dengan mereka dengan cara\u00a0 menempatkan diri kita ada di posisi mereka. Dengan ini anak merasa bahwa kita memahami posisi mereka, anak merasa kalau kita mengerti mereka. Connection menimbulkan perasaan nyaman, dan keterbukaan. Setelah membangun connection, barulah kita mengoreksi perilaku mereka. Jelaskan maksud kita tanpa menghakimi.\u00a0 Gimana sih caranya bangun koneksi sebelum mengoreksi? Pertama, jangan langsung reaktif ketika mereka buat salah. Pause sebentar dan tenangkan diri baru kita bicara. Kedua, dengarkan dengan seksama perasaan mereka ketika mereka curhat. Usahakan memberikan kesan kita paham dengan perasaan mereka.\u00a0 Ketiga, validasi perasaan mereka. Contoh; Oh, jadi kamu suka ya kalau mama ga marahin kamu ketika kamu dapat nilai jelek?Kamu marah ya sama ms makanya kamu menangis? Kamu ga suka ya sama aturan antri yang ms sampaikan? Kelima, jelaskan maksud kita dengan alasan yang jelas dan masuk akal. Keenam, expresikan rasa sayang dengan pelukan atau sesuaikan dengan love language mereka. Connection juga bisa dibangun dengan sering quality time bersama mereka: bermain, makan, atau menonton bersama. Sebab pada dasarnya orang ingin dimengerti dulu kan? Orang ingin dipahami dulu sebelum diberikan saran, masukkan, kritikan atau judgement. Referensi Nelsen, Jane. Connection before Correction. https:\/\/www.positivediscipline.com\/articles\/connection-correction-0 Cardiff Family Advice and Support. Parents Plus &amp; Parents First Psychology Led Service: Helping children with their behaviour: Connection &amp; Correction. https:\/\/www.cardifffamilies.co.uk\/cardiff-parenting-0-18\/connection-and-correction\/#:~:text=The%20Two%20Hands%20of%20Caregiving%3A%20Connection%20%26%20Correction&amp;text=Hand%20one%20is%20connection%20%E2%80%93%20the,to%20feel%20safe%20and%20secu. Browne, Sarah J. Connection before Correction.https:\/\/endcan.org\/2022\/06\/16\/connection-before-correction\/","og_url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/","og_site_name":"Susiana Samsoedin","article_published_time":"2023-12-18T01:41:43+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-kampus-production-7669119-684x1024.jpg"}],"author":"sussiesmd@gmail.com","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"sussiesmd@gmail.com","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/","name":"Connection before Correction - Susiana Samsoedin","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website"},"datePublished":"2023-12-18T01:41:43+00:00","dateModified":"2023-12-18T01:41:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2023\/12\/18\/connection-before-correction\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Connection before Correction"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/","name":"Susiana Samsoedin","description":"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e","name":"sussiesmd@gmail.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sussiesmd@gmail.com"},"sameAs":["http:\/\/susianasamsoedin.com"],"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/694"}],"collection":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=694"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/694\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":696,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/694\/revisions\/696"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=694"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=694"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=694"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}