{"id":944,"date":"2024-06-27T15:32:48","date_gmt":"2024-06-27T15:32:48","guid":{"rendered":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?p=944"},"modified":"2024-06-27T16:11:55","modified_gmt":"2024-06-27T16:11:55","slug":"hidup-tanpa-menghakimi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/","title":{"rendered":"Hidup Tanpa Menghakimi"},"content":{"rendered":"\n<p>Kenapa orang mudah sekali menghakimi orang lain? <\/p>\n\n\n\n<p>Karena kemelekatan pada konsep &#8220;baik&#8221; yang dimiliki.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"683\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-683x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-946\" srcset=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-683x1024.jpg 683w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-200x300.jpg 200w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-768x1152.jpg 768w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-1024x1536.jpg 1024w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-1365x2048.jpg 1365w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-1140x1710.jpg 1140w, https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-scaled.jpg 1707w\" sizes=\"(max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber Gambar: Anna Shvets_Pexel<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Kita menghakimi orang lain karena yang dilakukan orang lain tidak masuk ke dalam konsep &#8220;baik&#8221; yang kita punya. Jadi kita menganggap orang lain salah. <\/p>\n\n\n\n<p>Anggapan kalau orang lain &#8220;salah&#8221; atau &#8220;benar&#8221; ada karena konsep &#8220;benar&#8221; atau &#8220;salah&#8221; yang kita miliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan &#8220;benar&#8221; atau &#8220;salah&#8221; menurut kita, belum tentu &#8220;benar&#8221; atau &#8220;salah&#8221; menurut orang lain. &#8220;Benar&#8221; atau &#8220;Salah menurut orang lain, belum tentu sama menurut kita. Ada kutipan dari Mas Gobind Vashdev yang aku suka:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p>Tugas manusia bukan pemberi label atau hakim pada diri sendiri maupun orang lain.<\/p>\n<cite>                                                                                                                                -Gobind Vashdev-<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Menurutku, tugas manusia adalah bertumbuh dan berkembang tanpa merugikan orang lain. Bukan menghakimi. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p>Hanya mata yang bersumber dari pikiran yang tidak menghakimi yang mampu melihat kesempurnaan.<\/p>\n<cite>                                                                                                                             -Gobind Vashdev-<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p>Lebih lanjut, Gede Prama menganjurkan kita berlatih untuk tidak menghakimi supaya batin kita tetap sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa ketekunan melatih diri untuk tidak menghakimi, maka otak akan melepaskan racun berbahaya di dalam.<\/p>\n<cite>                                                                                                                           &#8211; Gede Prama-<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p>Menghakimi dengan menggunakan pengetahuan, pengalaman, agama seperti orang yang kelelahan menggendong kemelekatan<\/p>\n<cite>                                                                                                                             -Gede Prama-<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Belajar mengurangi menghakimi orang lain berimbas pada berkurangnya gejolak emosi di dalam dan munculnya kebahagiaan. Menurut kalian gimana?<\/p>\n\n\n\n<p>27 Mei 2022<\/p>\n\n\n\n<p>Susiana Samsoedin<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenapa orang mudah sekali menghakimi orang lain? Karena kemelekatan pada konsep &#8220;baik&#8221; yang dimiliki. Kita menghakimi orang lain karena yang dilakukan orang lain tidak masuk ke dalam konsep &#8220;baik&#8221; yang kita punya. Jadi kita menganggap orang lain salah. Anggapan kalau orang lain &#8220;salah&#8221; atau &#8220;benar&#8221; ada karena konsep &#8220;benar&#8221; atau &#8220;salah&#8221; yang kita miliki. Sedangkan &#8220;benar&#8221; atau &#8220;salah&#8221; menurut kita, belum tentu &#8220;benar&#8221; atau &#8220;salah&#8221; menurut orang lain. &#8220;Benar&#8221; atau &#8220;Salah menurut orang lain, belum tentu sama menurut kita. Ada kutipan dari Mas Gobind Vashdev yang aku suka: Tugas manusia bukan pemberi label atau hakim pada diri sendiri maupun orang lain. -Gobind Vashdev- Menurutku, tugas manusia adalah bertumbuh dan berkembang tanpa merugikan orang lain. Bukan menghakimi. Hanya mata yang bersumber dari pikiran yang tidak menghakimi yang mampu melihat kesempurnaan. -Gobind Vashdev- Lebih lanjut, Gede Prama menganjurkan kita berlatih untuk tidak menghakimi supaya batin kita tetap sehat. Tanpa ketekunan melatih diri untuk tidak menghakimi, maka otak akan melepaskan racun berbahaya di dalam. &#8211; Gede Prama- Menghakimi dengan menggunakan pengetahuan, pengalaman, agama seperti orang yang kelelahan menggendong kemelekatan -Gede Prama- Belajar mengurangi menghakimi orang lain berimbas pada berkurangnya gejolak emosi di dalam dan munculnya kebahagiaan. Menurut kalian gimana? 27 Mei 2022 Susiana Samsoedin<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[43,11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hidup Tanpa Menghakimi - Susiana Samsoedin<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mudah menghakimi tanpa memahami. Mengapa orang mudah menghakimi? Mengapa melatih diri untuk tidak menghakimi penting bagi diri sendiri?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hidup Tanpa Menghakimi - Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mudah menghakimi tanpa memahami. Mengapa orang mudah menghakimi? Mengapa melatih diri untuk tidak menghakimi penting bagi diri sendiri?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Susiana Samsoedin\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-27T15:32:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-27T16:11:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-683x1024.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sussiesmd@gmail.com\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/\",\"name\":\"Hidup Tanpa Menghakimi - Susiana Samsoedin\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-27T15:32:48+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-27T16:11:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\"},\"description\":\"Mudah menghakimi tanpa memahami. Mengapa orang mudah menghakimi? Mengapa melatih diri untuk tidak menghakimi penting bagi diri sendiri?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hidup Tanpa Menghakimi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/\",\"name\":\"Susiana Samsoedin\",\"description\":\"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e\",\"name\":\"sussiesmd@gmail.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sussiesmd@gmail.com\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/susianasamsoedin.com\"],\"url\":\"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hidup Tanpa Menghakimi - Susiana Samsoedin","description":"Mudah menghakimi tanpa memahami. Mengapa orang mudah menghakimi? Mengapa melatih diri untuk tidak menghakimi penting bagi diri sendiri?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hidup Tanpa Menghakimi - Susiana Samsoedin","og_description":"Mudah menghakimi tanpa memahami. Mengapa orang mudah menghakimi? Mengapa melatih diri untuk tidak menghakimi penting bagi diri sendiri?","og_url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/","og_site_name":"Susiana Samsoedin","article_published_time":"2024-06-27T15:32:48+00:00","article_modified_time":"2024-06-27T16:11:55+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pexels-shvetsa-4557386-1-683x1024.jpg"}],"author":"sussiesmd@gmail.com","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"sussiesmd@gmail.com","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/","name":"Hidup Tanpa Menghakimi - Susiana Samsoedin","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website"},"datePublished":"2024-06-27T15:32:48+00:00","dateModified":"2024-06-27T16:11:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e"},"description":"Mudah menghakimi tanpa memahami. Mengapa orang mudah menghakimi? Mengapa melatih diri untuk tidak menghakimi penting bagi diri sendiri?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/2024\/06\/27\/hidup-tanpa-menghakimi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hidup Tanpa Menghakimi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#website","url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/","name":"Susiana Samsoedin","description":"TO CREATE STRONG MENTAL HEALTH AND SPIRIT TO ALL  CHILDREN IN INDONESIA","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/4545afc26699454cea3177ecdf3faf3e","name":"sussiesmd@gmail.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/261dc120ef9aaa08ae0ac81bbe889e4f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sussiesmd@gmail.com"},"sameAs":["http:\/\/susianasamsoedin.com"],"url":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/author\/sussiesmdgmail-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/944"}],"collection":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=944"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/944\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":949,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/944\/revisions\/949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/susianasamsoedin.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}