-
AYAH SELINGKUH, KOK SUAMI JUGA SELINGKUH. KENAPA YA BU?
Wajah Dea* yang cantik penuh dengan air mata ketika dia menceritakan kisah hidupnya. Dia ingin berpisah dari suaminya karena suaminya ketahuan berselingkuh. Dea merasa benci dengan suaminya, Ian. Sebetulnya, Dea pernah pergi ke psikolog, akhirnya Dea mencoba untuk ikut sesi hipnoterapi bersamaku. Pikiran bawah sadar Dea membawa Dea ke usia TK dimana dia mengetahui kalau ayahnya berselingkuh. Bagi Dea, ayahnya adalah sosok yang dia jadikan panutan. Ayahnya sangat menyayangi Dea. Sosok ayah yang baik, dan ideal menjadi rusak karena perselingkuhan ini. Dea kecil terluka. Semenjak kejadian itu, ibu Dea selalu memberi afirmasi negatif tentang laki-laki: Laki-laki tukang selingkuh! Laki-laki tidak bisa dipercaya! Luka yang dialami Dea kecil dikonfirmasi oleh imprint…
-
Makin Ditolak Makin Dahsyat Pangaruhnya
“Anda ingin saya panggil dengan nama apa?”, tanyaku kepada pikiran bawah sadar Rita, klienku (bukan nama sebenarnya) usia 45 tahun. “Denny,” jawab Rita. “Denny, benar ya kamu yang membuat Rita selalu dendam dengan mama mertuanya, dendam dengan suaminya, dendam dengan ayahnya?”, tanyaku? “Benar.” jawab Rita Begitulah percakapan aku dengan pikiran bawah sadar Rita. Denny merupakan pikiran bawah sadar Rita yang mendorong Rita untuk dendam terhadap suami, mertuanya dan ayahnya. Pikiran bawah sadar mengontrol 95%-99% kehidupan manusia (Gunawan, 2023). Semua reaksi yang muncul akibat tertrigger sesuatu, pasti merupakan cerminan bawah sadar. Pikiran bawah sadar yang mengandung emosi negatif seperti dendam merupakan proteksi diri agar diri tidak kehilangan harga diri, rasa percaya diri…