My Learning Journey,  October 2022

Ambil Secukupnya, Habiskan!

Ketika melihat video di media sosial tentang krisis 2023, ditambah lagi mendengar anjuran Pak jokowi, pesan Paus Fransiskus dan Uskup Ignatius Suharyo, diriku terkejut dengan fakta dan data yang ada.

Dunia sedang mengadapi krisis. salah satunya krisis pangan.

Krisis pangan terjadi karena:

  • perubahan iklim. India mengalami cuaca panas yang ekstrem sehingga India menghentikan ekspor gandum.
  • konflik di Eropa (Ukraina-Rusia). perang mengurangi produksi gandum di Ukraina.
  • produksi pupuk di Ukraina menipis karena perang.

Akibat perubahan iklim, perang dan pasokan pupuk yang menipis

  • 22 negara menghentikan ekspor pangan untuk mencukupi kebutuhan domestik.
  • Harga pangan naik 33%
  • Harga pupuk naik 50%
  • Harga biji-bijian dunia naik (barley, gandum, jagung ) 17,1%

Salah satu cara mencegah krisis pangan adalah dengan mengurangi food waste.

Sumber Gambar: Presentasi Rachmi Widiriani, BKB Kementan

Ternyata, Indonesia negara no 2 penghasil food waste terbesar di dunia

Sumber Gambar: Freepik
Sumber Gambar: KLK 2021

Sisa makanan merupakan sumbangan sampah terbesar melampaui plastik. Sumber sampah makanan terbanyak berasal dari rumah tangga (63,64%), restoran (23,14%), pedagang (13,22%).

Lebih jauh lagi, food waste memberikan dampak:

  • meningkatkan emisi gas CO2, menyebabkan global warming.
  • pemborosan 70% air dunia untuk bertani, pemborosan minyak bumi dari petani hingga ke tangan konsumen.
  • pencemaran lingkungan jika tidak diolah.

Berikut adalah cara mencegah krisis pangan:

  • Pertama, ketersediaan air di sentra pertanian termasuk penampungan air hujan.
  • Kedua, percepatan musim tanam, memanfaatkan air hujan.
  • Ketiga, manajemen pengelolaan stok kebutuhan pokok dari bulog.

Ambil makanan secukupnya waktu menghadiri resepsi pernikahan atau makan di restoran. Habiskan makanan yang diambil atau dipesan. Bagikan makanan yang berlebih kepada yang membutuhkan.

Susiana Samsoedin

Throwing away food is like stealing from the table of those who are poor and hungry

Pope Francis

Cutting food waste is a delicious way of saving money, helping to feed the world and protect the planet.

Tristram Stuart

21 Oktober 2022

Referensi

Brigitta, Raras. Economist Intelligence Unit: Sektor Rumah Tangga jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbesar di Indonesia. 2022. https://goodstats.id/article/sektor-rumah-tangga-penyumbang-sampah-makanan-terbesar-di-indonesia-vyZqy

Gandhawangi, Sekar. Sampah Makanan Mendesak Ditangani. 2021. https://www.kompas.id/baca/ilmu-pengetahuan-teknologi/2021/06/09/penanganan-sampah-makanan-mendesak

Klinik Agromina Bahari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Isu Food Waste Menjadi Perhatian Pertanian. 2021. https://kab.faperta.ugm.ac.id/2021/09/27/isu-food-waste-menjadi-perhatian-pertanian/

Kompas.com. Ancaman Krisis Pangan Global. 2022. https://www.kompas.com/tren/read/2022/06/04/053000565/ancaman-krisis-pangan-global

Luthfi, Widhi. Menilik Kondisi Sampah Sisa Makanan di Indonesia dan Upaya Pengendaliannya. 2021. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2021/09/10/menilik-kontrubusi-sampah-sisa-makanan-terhadap-kondisi-dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *