-
Gosip! Digosok Makin Sip!
Aku pernah lihat temanku bertengkar mulut dengan teman yang lain gara-gara menjadi korban gosip dan dipermalukan. Bukan cuma lihat, aku pun pernah digosipin. Apakah kalian pernah menjadi korban gosip juga? Apa sih alasan orang bergosip? Cara responnya gimana ketika menjadi korban gosip? Gosip, Jenis, Tujuan dan Alasannya Gosip artinya percakapan mengevaluasi seseorang yang tidak hadir pada saat itu. Selain itu, ada 3 jenis gosip yaitu yang pertama, gosip netral. Orang menggunakan gosip netral untuk berbagi informasi. Contoh: dia kerja di kantor advertising lho. Kedua, gosip negatif. Orang menggunakan gosip negatif sebagai senjata untuk menyerang orang lain. Contoh: dia bodoh banget ya. Ketiga, gosip positif. Gosip positif mendorong perbaikan diri. Contoh:…
-
Cepat Sembuh Ya!
Minggu lalu, aku jagain mertuaku yang sakit beberapa hari. Apakah kalian pernah jagain orang sakit selama beberapa hari? Aku yakin ada juga yang pernah jagain orang sakit bukan hanya beberapa hari. Mungkin beberapa minggu, bulan bahkan tahun. Jangain mertuaku yang sakit merupakan kesempatan aku untuk belajar jadi cerewet tanyain dokter, suster. Jadi cerewet ingetin mertua untuk minum obat. Selain itu, aku belajar masak. Aku ga nyangka mertua dan anakku suka masakan vegetarian yang ku masak. Habis dan ludes semua. Terus, aku jadi lebih menjaga kesehatan diri. Aku jadi minum banyak vitamin. Aku kepikiran untuk bawa kasur lipat untuk tidur. Selanjutnya, aku jadi suka bersih-bersih rumah. Dulu semua ku serahkan semua…
-
What Freedoom Is
Pernah merasa judgemental terhadap diri sendiri? Aku pernah. Kok aku melakukan perbuatan ini ya? Kok aku begini… begitu? Sementara, pernah juga seorang teman merasakan kalau dia sering dihakimi keluarga sendiri. Sering banget orang tuanya menghakimi apa yang dia lakukan. Keluarganya menilai kalau dia ga kompeten. .Judgement dari orang lain membuat dia stress. Kapan ya dunia bebas dari sikap judgemental? Seandainya semua orang ga judgemental, hanya mengamati, bebas, apakah mungkin ga ada perang? Seperti apa sih kebebasan sejati itu? Kebebasan Presiden Amerika Serikat ke-32, Franklin Roosevelt, dalam Annual Message to Congress (State of Union Address) tahun 1941 menggolongkan kebebasan dalam empat hal: Sedangkan, menurut pandangan Buddhist, kebebasan adalah: Lebih lanjut, kebebasan…
-
Inner Child Wound: Symptoms, Cause and Impact
Minggu lalu, aku menulis tentang inner chilld (luka batin anak), inner child wound dan jenisnya. Banyak yang suka dengan tulisanku minggu lalu. Sebetulnya, masih ada yang belum aku tulis tentang inner child wound. Kali ini aku akan bahas tentang gejala, penyebab, dampak dan cara mengatasi inner child wound, Gejala Inner Child Wound Butuh kepekaan untuk melihat gejala inner child wound. Orang terdekat kita mungkin saja memiliki inner child wound. Gejalanya: Penyebab Inner Child Wound Dengan menyadari penyebab inner child wound, kita jadi memiliki empati lebih terhadap orang lain. Penyebabnya adalah: Dampak Inner Child Wound Dampak luka batin anak dapat memengaruhi perkembangan mental seseorang hingga dewasa. Seseorang yang memiliki luka batin…
-
Dear My Inner Child: Thank You for Being Able to Bear All the Load
Aku sering ketemu orang yang suka komplain makanan di restoran. Dia juga suka komplain macet, komplain ga didengerin dan ga dihargain. Pokoknya setiap hal yang ga sesuai dengan ekspektasi, pasti dia komplain. Ada juga teman yang posesif. Kalau main mesti sama dia terus. Kalau main sama yang lain, dia marah. Ternyata, orang yang suka komplain, posesif, takut ditinggal dan cemas berlebihan memiliki luka pada inner child mereka. Inner Child Inner Child merupakan bagian alam bawah sadar yang terlalu cepat menyimpulkan sesuatu sebelum diproses matang secara emosi maupun mental. Inner child menyimpan emosi, ingatan dan kepercayaan masa kecil yang berdampak pada masa depan serta impian. Lebih lanjut, inner child menggambarkan pengalaman…
-
Lombok
Aku punya teman kerja orang Lombok, dia bilang kalau Lombok bagus banget, alamnya masih asri dan lebih quiet dari Bali. Beberapa tahun sebelumnya, aku udah nyaris ke Lombok sebelum kenal dengan temanku ini, namun waktu itu belum kesampaian. Akhirnya kali ini kesampaian juga ke Lombok! Aku sendirian kali ini. Aku suka banget kalau travelling solo. Bebas, lepas, ke mana aja ga buru-buru dan ga usah merasa ga enak sama orang lain. Dan yang terpenting, biasanya kalo aku travelling solo, pasti ketemu teman baru. Bagiku, ketemu teman baru spesial banget. Mendarat di Lombok, aku langsung cuss ke Desa Sade diantar oleh supir yang baik hati. On the spot, dapat supir di…
-
Cinta Ayah
Aku udah nonton film Ride On yang diperankan oleh Jackie Chan sebagai tokoh utama. Film ini menceritakan tentang hubungan ayah dengan anak perempuannya. Jujur aku merasa haru ketika nonton film ini. Lucu dan sedih bercampur aduk. Aku jadi teringat akan papaku. Menurutku, papaku adalah pria tersabar yang pernah kutemui dalam hidupku. Dia nggak pernah marah. Marah sedikit, pasti akhirannya dia ketawa. Film itu menyebabkan aku ingin cari tahu lebih tentang hubungan antara beberapa tokoh panutan dengan ayahnya: 1. Siddharta Buddha Gautama – Raja Suddhodana Raja Suddhodana sangat protektif terhadap Siddharta. Sang raja tidak menginginkan putranya melihat tiga penderitaan dunia: tua, sakit dan kematian. Raja Suddhodana tidak ingin Siddharta menjadi seorang…
-
The Power of Body Pose
Aku pernah ketemu orang mukanya nunduk melulu waktu jalan. Ku pikir kenapa ya orang ini? Pernah juga ada orang yang diminta untuk presentasi di depan umum, waktu dia jalan bahunya turun dan bungkuk. Padahal dalam keseharian dia ga bungkuk. Aku jadi ingat tentang topik pikiran dan badan hari Jumat lalu. Posisi tubuh atau raut wajah mampu mengontrol pikiran dan perasaan. Ketika kita senyum dan mengatakan cheese, mood menjadi lebih baik. Bernafas yang dalam mengurangi rasa cemas. Contoh: pada saat meditasi atau mindfulness. Penelitian yang dilakukan Harvard Univeristy, duduk tegak mengurangi gejala kecemasan, stres dan depresi. Selain itu, Eric Paper (2016) dalam artikelnya yang berjudul Increase Strength and Mood with Posture…
-
Mind and Body Connection
“Body changes mind” Dr. Joe Vitale Ketika ku baca kutipan dari Dr. Joe Vitale ini muncul pertanyaan dibenakku. Yang mana yang benar? Tubuh sehat membuat pikiran sehat? atau Pikiran sehat membuat tubuh sehat? Tubuh dengan nutrisi baik, tentu saja memengaruhi pikiran sehingga memudahkan konsentrasi dalam bekerja. Tetapi, pikiran yang positif dan bahagia juga memengaruhi kesehatan tubuh. Pikiran yang tenang dan bahagia membuat tubuh menjadi sehat. Dampak dari stres menurut The American Institute of Stress yaitu: Penasaran dengan kutipan dari Dr. Joe Vitale yang dikenal sebagai salah seorang narasumber dari buku The Secret, aku akhirnya cari referensi tentang pengaruh tubuh terhadap pikiran. Pose tubuh memengaruhi pikiran. Menurut penelitian tahun: Amy Cuddy,…
-
The Manipulator
Aku suka nonton film dokumenter. Alasannya karena non-fiksi dan sesuai dengan realita. Ada fakta yang digali dan diceritakan. Selalu ada kesaksian atau satement dari narasumber yang berbeda-beda namun merujuk pada hal yang sama: pembuktian. Minggu ini aku kebut nonton film dokumenter yang lagi nge hits tentang empat pemimpin sekte di Korea yang mengatasnamakan dirinya Tuhan. Filmnya sadis dan keras. Setelah aku nonton sembilan episode film dokumenter tersebut, aku jadi makin yakin kalau apa yang dilakukan empat pemimpin di film tersebut merupakan manifestasi dari “Sang Manipulator”. Siapa dia? Menurut Idoceonline.com, manipulator adalah orang yang terampil mendapatkan apa yang diinginkan dengan mengendalikan dan menipu secara cerdik. Dalam hal ini yang ku maksud…